7 Kebiasaan Jarang Pakai Sunscreen yang Diremehkan, Picu Penuaan Dini hingga Kanker Kulit

8 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta Di tengah paparan sinar matahari tropis sepanjang tahun, masih banyak orang yang menyepelekan pentingnya penggunaan sunscreen. Padahal, sinar ultraviolet (UV) yang tidak terlihat mata ini memiliki kemampuan merusak kulit hingga ke tingkat sel, menyebabkan penuaan dini, flek, bahkan kanker kulit. Ironisnya, kebiasaan tidak memakai sunscreen justru sering dilakukan oleh kelompok yang paling terpapar sinar UV setiap hari.

Banyak di kalangan masyarakat yang merasa belum perlu untuk mengenakan suncreen karena cuaca tidak panas, padahal, di kondisi mendung sekalipun paparan sinar ultraviolet yang mengganggu jaringan kulit masih sangat mungkin terjadi. Suncreen pun sebaiknya tidak dianggap sebagai kosmetik tambahan, melainkan menjadi salah satu media perlindungan kesehatan kulit yang tetap perlu diperhatikan.

Berkaca dari fenomena tersebut, Liputan6 kemudian mencoba membasan dampak-dampak yang bisa ditimbulkan jika tidak pernah menggunakan suncreen. Simak informasi selengkapnya, dirangkum untuk Anda, Kamis (28/8).

1. Cuaca Mendung Bisa Tetap Merusak Kulit Tanpa Disadari

Meskipun langit mendung tampak menyelamatkan dari terik, faktanya hingga 80% sinar UV tetap menembus awan. Banyak orang merasa tidak perlu menggunakan sunscreen saat cuaca mendung atau hujan ringan, padahal radiasi UV tetap berlangsung tanpa terlihat. Ini dikuatkan melalui penelitian oleh Siti Hapsah Isfardiyana dan Sita Ririn Safitri dari Universitas Islam Indonesia berjudul "Pentingnya Melindungi Kulit dari Sinar Ultraviolet dan Cara Melindungi Kulit dengan Sunblock Buatan Sendiri".

Di studi itu dijabarkan bahwa sinar ultraviolet tetap akan muncul dan mengancam kulit meski di cuaca hujan sekalipun. Ini dikarenakan sinar ultraviolet tersebut dipengaruhi oleh temperatur suhu. Semakin tingi nilai kelembapan udara, maka paparan sinar UV akan semakin tinggi.

Tanpa perlindungan harian, terutama saat cuaca mendung, kulit akan tetap terpapar UVA jenis sinar UV yang bisa masuk hingga lapisan dermis dan menyebabkan mutasi DNA sel. Inilah alasan mengapa kebiasaan melewatkan sunscreen meski cuaca mendung dapat berujung pada kanker kulit dalam jangka panjang.

2. Tidak Reapply Suncreen Bisa Menurunkan Efektivitas Perlindungan hingga 70%

Menurut Edlia Fadilah Mumtazah, dkk dalam studinya berjudul "Pengetahuan Mengenai Suncreen dan Bahaya Paparan Sinar Matahari serta Prilaku Mahasiswa Teknik Sipil Terhadap Penggunaan Suncreen" dari Departemen Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, disebutkan bahwa Kebiasaan tidak mengulangi pemakaian sunscreen adalah salah satu kesalahan fatal yang umum.

Berdasarkan penelitian, banyak orang yang bekerja di luar namun tidak melakukan reapply setelah pengolesan pertama. Padahal, efektivitas sunscreen menurun drastis setelah 2-3 jam, terutama saat berkeringat atau terpapar air. Tanpa reapply, kulit akan kembali rentan terhadap radiasi UV meski tampaknya sudah dilindungi. Ini dapat mempercepat munculnya melasma, hiperpigmentasi, bahkan meningkatkan risiko mutasi sel kulit. Maka, mengabaikan reapply bukan sekadar kelalaian, tapi ancaman nyata terhadap kesehatan kulit.

"Harus ada upaya untuk menjaga daya perlindungan kulit dengan cara melakukan reapply sunscreen pada periode waktu tertentu," tulis studi tersebut.

3. Mengandalkan Make-up SPF Tanpa Sunscreen Utama Perlindungan Akan Kurang Maksimal

Banyak orang, terutama wanita beranggapan bahwa menggunakan bedak atau foundation ber-SPF sudah cukup. Padahal, jumlah dan cakupan aplikasinya sering tidak memadai untuk perlindungan penuh. Produk kosmetik hanya memberikan perlindungan terbatas dan tidak menggantikan peran sunscreen murni.

Dalam studi yang dirujuk, hanya 35,2% responden yang tahu cara membersihkan sunscreen dengan benar, dan lebih dari 70% tidak memahami bahwa SPF minimum yang harus digunakan untuk kegiatan sehari-hari adalah SPF 30. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat masih rendah terkait peran utama sunscreen dibanding kosmetik.

Ketika hanya mengandalkan makeup ber-SPF, area wajah sering tidak tertutup merata. Efeknya: sinar UV tetap menembus celah-celah, memicu kerusakan tanpa disadari. Maka, kosmetik ber-SPF bisa menjadi pelengkap, tetapi tidak pernah bisa menggantikan sunscreen sebagai pelindung utama.

4. Menggunakan Sunscreen Tepat Sebelum Keluar Rumah Menurunkan Perlindungan Hingga Separuhnya

Sunscreen butuh waktu untuk meresap dan aktif. Sayangnya, mayoritas pengguna justru mengaplikasikan sunscreen sesaat sebelum keluar ruangan. Padahal, waktu optimalnya adalah 15–30 menit sebelum paparan sinar matahari.

Mengoleskan sunscreen terlalu mepet waktu justru membuatnya mudah hilang karena keringat atau gesekan pakaian sebelum sempat aktif bekerja. Ini membuat perlindungan terhadap sinar UV menjadi tidak maksimal, bahkan sia-sia.

Akibatnya, kulit tetap terekspos pada UVA dan UVB, yang masing-masing bertanggung jawab terhadap penuaan dan kerusakan DNA. Kebiasaan kecil ini tampaknya sepele, namun efek kumulatifnya bisa sangat merusak dalam jangka panjang.

5. Salah Pilih SPF untuk Aktivitas Outdoor Menyebabkan Perlindungan Tidak Memadai

Memilih SPF bukan hanya soal angka besar. SPF 15 memang cukup untuk indoor, tapi untuk kegiatan di luar ruangan, terutama di bawah terik matahari, SPF 30 atau lebih disarankan. Namun, 24,7% responden menggunakan sunscreen dengan SPF di bawah 30 saat beraktivitas outdoor.

Hal ini menunjukkan masih kurangnya edukasi mengenai fungsi SPF. SPF 30 melindungi sekitar 96,7% sinar UVB, sedangkan SPF 15 hanya sekitar 93%. Perbedaan kecil ini bisa berarti banyak bagi kulit yang terpapar UV dalam durasi panjang. Ketika salah memilih SPF, kulit tidak mendapatkan perlindungan maksimal dan kerusakan mikro tetap terjadi. Dalam jangka panjang, ini bisa memicu fotoaging, melasma, dan mutasi kulit yang memicu kanker.

6. Mengabaikan Area Leher, Telinga, dan Tangan Membiarkan Titik Rentan Tak Terlindungi

Fokus sunscreen yang hanya di wajah menyisakan area tubuh lain tanpa perlindungan. Area seperti leher, belakang telinga, punggung tangan, dan kaki sering kali dilupakan, padahal sama-sama terekspos sinar UV.

Penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sunscreen tidak hanya tergantung pada SPF atau frekuensi reapply, tetapi juga area cakupannya. Tidak merata atau ada bagian yang terlewat membuat risiko kanker kulit lokal meningkat.

Kanker kulit jenis karsinoma sel basal dan skuamosa sering muncul di area tubuh yang terlupakan ini. Jadi, kebiasaan mengabaikan area kecil justru menyimpan bahaya besar bagi kulit Anda.

7. Lupa Membersihkan Sunscreen Bisa Sebabkan Jerawat dan Kulit Rusak

Sunscreen adalah produk kimia yang me...

Read Entire Article