Wardatina Mawa Tolak Restorative Justice untuk Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Upaya Damai Kandas!

3 weeks ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menyampaikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus hukum yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi atas laporan yang dilayangkan Wardatina Mawa. Sebelumnya, dilakukan pertemuan antara pelapor dan terlapor dengan pihak penyidik beberapa waktu lalu.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru, menjelaskan, proses mediasi yang diharapkan bisa mengakhiri perselisihan Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi dan Inara Rusli tidak membuahkan hasil. Andaru memaparkan hasil pertemuan yang berlangsung pada pekan kedua Januari 2026 di depan awak media.

"Jadi pada hari Selasa, tanggal 13 Januari, saudara Inara Rusli telah datang menemui penyidik. Dan saat itu disampaikan kalau permohonan Restorative Justice-nya, permohonan Restorative Justice dari para terlapor, ditolak oleh pelapor," ujar Kompol Andaru di Polda Metro Jaya Jakarta, Senin (19/1/2026).

Keputusan Wardatina Mawa menolak berdamai membuat proses hukum harus terus berjalan sesuai prosedur penyidikan yang berlaku di kepolisian. Kompol Andaru menegaskan, pihak penyidik kini sedang mempersiapkan langkah teknis berikutnya setelah upaya perdamaian tersebut dinyatakan gagal.

"Selanjutnya penyidik akan melakukan asesmen. Ketika sudah ada keputusan bahwa permohonan Restorative Justice ditolak, maka penyidik akan melakukan asesmen terhadap perkara ini," jelas Andaru.

Terlapor Minta Restorative Justice

Polisi memastikan, setiap langkah yang diambil tetap mengedepankan asas keadilan bagi semua pihak, baik pelapor maupun terlapor. Andaru menekankan bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan yang luas bagi kedua belah pihak untuk berkomunikasi sebelum penolakan itu muncul.

"Yang jelas tadi, ketika permohonan Restorative Justice kita beri ruang, apakah dari pelapor, terlapor meminta Restorative Justice, tentunya diberikan ruang, disampaikan kepada pelapor," Andaru membeberkan.

Permohonan Restorative Justice Ditolak

"Dan minggu lalu disampaikan oleh pelapor melalui penyidik kepada pemohon, bahwa permohonan Restorative Justice-nya ditolak, tidak dapat diterima," Andaru menyambung.

Saat ini penyidik fokus menyusun berkas dan memperkuat temuan fakta di lapangan. Andaru menjelaskan, tim penyidik tidak akan gegabah dan tetap merujuk pada peraturan Kapolri yang mengatur penyelesaian perkara.

Polisi Akan Lanjutkan Perkara

"Tentunya Polri akan profesional melanjutkan perkara ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sampai sekarang update yang kami terima masih dalam proses asesmen dalam melakukan gelar perkara, nanti akan kami sampaikan kembali," pungkas Andaru.

Lanjut Baca:

Reaksi Aurelie Moeremans Setelah Kasus Child Grooming Viral: Kisahku Hanya Satu dari Jutaan Kasus

Read Entire Article