Reaksi Aurelie Moeremans Setelah Kasus Child Grooming Viral: Kisahku Hanya Satu dari Jutaan Kasus

3 weeks ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Pengakuan Aurelie Moeremans jadi korban child grooming laki-laki yang namanya disamarkan sebagai Bobby viral sepanjang pekan lalu. Istilah child grooming pun ramai dibahas hingga mendapat perhatian artis sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.

Aurelie Moeremans menuangkan kisah tragis dan trauma masa lalunya dalam buku Broken Strings. Setelah Broken Strings trending berhari-hari di jagat maya, Aurelie Moeremans menyampaikan pernyataan sikap bahwa pengakuannya bukan untuk mencari sensasi.

Tak hanya kepada awak media, bintang film Kuntilanak dan Kutukan Cakar Monyet itu menyampaikan pernyataan sikap lewat akun Instagram terverifikasi pada Minggu, 18 Januari 2026. Aurelie Moeremans mengingatkan, Broken Strings bukan soal dirinya sendiri.

Pesohor dengan 4 jutaan pengikut di Instagram itu berpendapat, masih banyak orang di luar sana yang kurang paham apa sebenarnya child grooming dan bagaimana harus menyikapi kejahatan tersebut. Orang tua harus melek dengan child grooming ini.

Ini bukan tentang aku. Ini tentang awareness, supaya orang tua tahu bagaimana harus bersikap dan melindungi anak. Supaya anak muda tahu ciri-ciri child grooming dan bisa mengenalinya sejak awal,” tulis Aurelie Moeremans di Instagram Stories.

Supaya mereka bisa menghindar sebelum terlambat,” ia menyambung di Instagram Stories. Aurelie Moeremans yakin harus ada yang memulai bersuara. Tanpa bersuara, kemungkinan besar akan makin banyak anak yang jadi korban child grooming dan ini mengerikan.

Membagikan Pemahaman

Anak-anak sering kali tak berani bersuara atas kejahatan yang menimpa mereka. Pun mereka bisa jadi kurang paham bahwa yang terjadi masuk kategori child grooming. Pemahaman, kata Aurelie Moeremans, adalah kunci.

Aku bersuara bukan untuk membagikan ceritaku, tapi untuk membagikan pemahaman. Kisahku hanya satu dari jutaan kasus serupa yang sering tidak terlihat, tidak dipercaya, dan disalahpahami,” cuit Aurelie Moeremans.

Dengan Bersuara

Bagi Nyonya Tyler Bigenho, satu korban child grooming saja sudah terlalu banyak. Sebagai penyintas, Aurelie Moeremans tak ingin ada anak-anak lain di luar sana merasakan apa yang dirasakannya pada masa lalu.

Kalau dengan bersuara, aku bisa mencegah satu anak saja harus melewati apa yang aku lalui, maka itu sudah lebih dari cukup. This is huge for me (ini sangat berarti bagi saya),” Aurelie Moeremans menambahkan.

Bukan Karena Ceritanya

Karena pernah mengalami, Aurelie Moeremans bisa bersimpati dan berempati pada korban child grooming lainnya di luar sana. Broken Strings ditulis dengan harapan tak ada lagi child grooming di masa mendatang. Korban bisa jadi bingung dan terluka sendirian.

Karenanya, dukungan untuk korban agar mampu bangkit dan menolak diam tak boleh padam. “Bukan karena ceritanya, tapi karena harapan agar tidak ada lagi anak muda yang harus diam, bingung, dan terluka sendirian,” tutupnya.

Lanjut Baca:

Lirik Lagu Bila Nanti - Nabila Maharani: Kisah Ikhlas dengan Chord Dasar Lengkap

Read Entire Article